Selamat Datang di Website MIPAnet

Program Outreach MIPAnet ke Bangkok Menghadiri The ASEAN Dean of Science Forum

Program Outreach MIPAnet ke Bangkok Menghadiri The ASEAN Dean of Science Forum
Setelah rangkaian acara Pembukaan acara The 42nd Congress on Science and Technology of Thailands, yg disaksikan langsung oleh Ratu Maha Cakri Sirindhorn usai, kami mendengarkan kuliah Umum dari Nobel Laurette Dan Schetman dari Technion Haifa Israel dan ISU Ames, Iowa, USA tentang Quasi-Periodic Crystals -A Paradigm Shift in Crystallography. Yang dilanjutkan dengan sesi Plenary Lecture oleh Vorasuk Shotelersuk dari Chulalongkorn University tentang Advance Genetics Technologies in The Context of Sufficiency Economy.
Acara ini sekaligus dalam rangka memperingati Dies Natalis ke 50 Fakultas Sains Universitas Kasetsart sebagai panitia penyelenggara kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Science Society of Thailand.
Siangnya, kami menyempatkan diri utk mampir ke kedutaan RI di Bangkok. Selain utk melaporkan kedatangan kami, juga utk minta ttd  SPPD kami. Harap maklum, krn panitia penyelenggara hanya mengcover biaya akomodasi dan transportasi lokal, maka biaya tiket pesawat dan lumpsum menggunakan dana dari masing-masing PTN.
Agenda hari kedua di Bangkok, 1 Desember 2016

Di hari kedua ini, sesi pagi dan siang, secara paralel ada scientific session dan poster session. Scientific session dibagi atas beberapa kelompok, al. Kel math, stat dan komputer, kel fisika teori dan aplikasinya, kel kimia organik, anorganik, analitik medis serta teoritis, kel biomedis, biodiversiti, dll. Ada sekitar 10 presenter dari berbagai negara dalam setiap kelompok.

Di lantai terpisah, ada poster session dan stand pameran. Poster session menampilkan karya dari beberapa universitas di Thailand, sedangkan stand pameran,  umumnya menampilkan hasil karya dari  para inovator di Kesetsart University, serta beberapa hasil karya siswa SMA, yang berhasil memenangkan lomba Karya Ilmiah Nasional.

ASEAN Deans of Science Forum dimulai pkl 2 siang. Sebelum acara formal dimulai kami berkesempatan untuk berkenalan dan bersosialisasi dengan para peserta forum dekan ini. Peserta forum dekan sebagian besar adalah dekan dari berbagai universitas di Thailand. Dari luar Thailand hanya kami berlima dan satu dari UKM.

Setelah pertemuan dibuka oleh dekan fakultas sains Univ Kasetsart, semua peserta diminta untuk menyampaikan profil institusinya masing-masing. Selain itu, ada sharing dari perusahaan Shimizu tentang cerita suksesnya bekerjasama dengan beberapa universitas dalam mengadopsi hasil riset para inovator, salah satunya dengan Matchung University di Malang.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi, yang secara umum menghasilkan beberapa catatan penting yaitu :
1. Forum dekan ini akan dibuat reguler tahunan dengan mengundang lebih banyak peserta dari negara-negara ASEAN lainnya. Secara khusus tahun depan, akan dilakukan di Chulalangon University.
2. Untuk meningkatkan semangat para peneliti muda dalam menghasilkan inovasi sekaligus menyiapkan generasi yg berpotensi menjadi pemenang nobel di masa depan,   Shimizu menjanjikan akan melaunching Young Research Science Award, sebuah penghargaan bagi peneliti muda terbaik di ASEAN.

3. Untuk menumbuhkan jiwa enterpreunership/wirausaha di kalangan mahasiswa, akan dilakukan kegiatan workshop atau training terkait entrepreneurship. Pimpinan sidang menyanggupi utk membuat proposal guna mencari sumber pendanaan bagi kegiatan tersebut.
4. Beberapa dekan dari universitas di Thailand menyatakan tertarik dan berminat untuk bekerjasama dengan kita, dalam berbagai bentuk kerjasama, al. Melalui joint program, student and staff exchange, hingga ke double degree program
5. Dekan Institute of Science dari Suranaree University of Technology memberi kesempatan kepada kita utk menggunakan alat penelitian yg dimilikinya, bila diperlukan.
6. Selain diadakan di Thailand, tidak menutup kemungkinan, pertemuan serupa juga dilakukan di Indonesia atau di beberapa negara ASEAN lainnya.
Terlampir foto-foto kegiatan tsb.
05 0406 03 02 01