Selamat Datang di Website MIPAnet

MDSM-MIPAnet WORKSHOP ENHANCING REGIONAL COLLABORATION IN SCIENCE AND MATHEMATICS EDUCATION AND RESEARCH

MDSM-MIPAnet WORKSHOP ENHANCING REGIONAL COLLABORATION IN SCIENCE AND MATHEMATICS EDUCATION AND RESEARCH

Download pdf here

MDSM-MIPAnet WORKSHOP
ENHANCING REGIONAL COLLABORATION IN SCIENCE AND MATHEMATICS
EDUCATION AND RESEARCH
KUALA LUMPUR, 25-27 JANUARY 2019
Venue: TAMU Hotel & Suites
120 Jalan Raja Abdullah Kampung Bharu 50300, Kuala Lumpur Malaysia

NOTULEN

25 Jan 2019
15.00 – 18.00 Rapat MIPAnet

  •  Ucapan Selamat datang dari Sekjen.
  • Presentasi program MIPAnet. Sekjen memberikan presentasi tentang program kerja MIPAnet tahun 2019, meliputi kegiatan MIPAnet Schools 2019, ASDS, dan konferensi internasional IMC-SciMath 2019.
  • MIPAnet Schools 2019. Pada tahun 2019 ini kita akan menyelenggarakan 11 MIPAnet Schools di 11 kampus, yakni: Bioinformatics (11-13 Jan, IPB), Teori Graf dan Aplikasinya (15-17 Feb, ITB), Fisika Fluida dan Aplikasinya (13-15 Maret, UNMUL), Matematika Keuangan, Aktuaria dan Asuransi Umum (3-5 April, ITS), Analisis Survival dan Terapannya dalam Studi Medis dan Reliabilitas (24-26 Juni, UI), Karakterisasi Material (18-20 Juli, UM), Natural Product Chemistry (30 Juli-3Ags, UNAIR), Electromagnetic Induction Methods and Applications (5-11 Agustus, UNIB), Biodiversitas dan Kehati (16-18 Agustus, UNSRI), Green Composites (4-6 Oktober, UNEJ), dan Environmental Chemistry (4-10 Nopember, UNHAS).
  • IMC-SciMath. Dekan FMIPA USU menyampaikan rencana penyelenggaraan International MIPAnet Conference on Science and Mathematics (IMC-SciMath) 2019. Konferensi ini merupakan salah satu kegiatan konferensi serial dari MIPAnet. Konferensi ini akan dilakukan setiap tahun dengan nama tetap dan tempat berpindah-pindah (diputuskan oleh Rapat Anggota MIPAnet). Untuk tahun 2019, akan diadakan di Parapat 9-11 Oktober 2019 dengan host: FMIPA USU. Persiapan-persiapan sedang dilakukan. Diharapkan banyak peserta yang
    hadir, terutama dari anggota MIPAnet. Website IMC-SciMath: http://IMC-SciMath.usu.ac.id.
  • ASDS 2019. Dekan FMIPA UM mepresentasikan rencana penyelenggaraan the 5th Asian Science Deans Summit (ASDS) 2019. Kegiatan ini merupakan kegiatan serial yang diadakan setiap tahun. Tahun lalu diadakan di Songkla, Thailand dengan host Songkla University, 5-7 July 2018. Tahun 2019 ini, host dari ASDS adalah UM Malang dan akan diadakan di Malang, 5-7 July 2019. Semua anggota MIPAnet sangat diharapkan hadir pada pertemuan ini. Website The 5th ASDS: http://fmipa.um.ac.id/index.php/home/

 

20.30-22.00 Opening MDSM-MIPAnet Workshop and Networking Session

  • Pembukaan workshop diawali dengan penyampaian dari tujuan dari penyelenggaraan workshop ini, yakni untuk (1) menciptakan forum komunikasi strategis antar kedua Lembaga (MDSM dan MIPAnet) dan antar anggota dari kedua Lembaga; (2) memupuk dan meningkatkan kerjasama regional Indonesia-Malaysia dalam bidang MIPA, terutama untuk pendidikan dan penelitian MIPA.
  • Presentasi dan perkenalan tentang Majlis Dekan Sains & Matematik Malaysia (MDSM) oleh Prof. Dr. Mohd Basyaruddin Abdul Rahman (Ketua MDSM).
  • Presentasi dan perkenalan Jaringan Kerjasama Nasional Lembaga Pendidikan Tinggi Bidang MIPA (MIPAnet) oleh Prof. Edy Tri Baskoro (Sekretaris Jenderal MIPAnet).
  • Perkenalan dari semua peserta workshop, diikuti dengan sekilas perkenalan tentang fakultasnya.

 

26 Jan 2019
08.30 – 10.30 Best Practices on Regional Collaborations

  • Pada sesi ini disampaikan best practices tentang kerjasama regional yang selama ini sudah terjalin oleh beberapa universitas dari Indonesia dan Malaysia (sebagai perwakilan).
  • Presentasi diberikan oleh (dalam urutan): (1) Fakultas Matematika, Komputasi dan Sains Data (oleh Prof. Dr. Basuki Widodo, MSc) dan Fakultas Sains ITS (oleh Prof. Dr.rer.nat. Agus Rubiyanto); (2) Fakultas Sains, Universiti Islam Antara bangsa Malaysia (oleh Prof. Madya Dr. Shahbudin bin Saad); (3) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNPAD (oleh Prof. Dr. Sudradjat Supian, MSc); (4) Fakultas Sains Gunaan Universiti Teknologi MARA Selangor (oleh Prof. Dr. Farida Zuraina Mohd Yusof); (5) Fakultas Sains dan Teknologi UNAIR (oleh Prof. Win Darmanto, PhD); (6) Faculty of Industrial Science and Technology, Universiti Malaysia Pahang (oleh Prof. Madya Dr. Mohd Hasbi Ab. Rahim); (7) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM (oleh Dr Ing Mhd. Reza M.I. Pulungan, MSc.); (8) Fakulti Sains Gunaan dan Teknologi Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (oleh Prof. Madya Dr. Mohd Kamarulzaki Bin Mustafa); (9) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNS (oleh Prof. Ari Handono Ramelan, PhD); (10) Fundamental Study, Universiti Malaysia Terengganu (oleh Prof. Madya Dr Iryani wan Ismail); (11) Fakulti Sains dan Teknologi Sumber Universiti Malaysia Sarawak (oleh Prof. Madya Dr. Ramlah binti Zainuddin)
  • Dilanjutkan dengan diskusi dan tanya-jawab.

 

11.00-13.00 Focus Group Discussions (FGD) dan Summary

  • Pada sesi ini diadakan Diskusi Kelompok tentang kerjasama regional. Peserta dibagi ke dalam dua kelompok: Student and Staff Exchange Program dan Joint Research Program.
  • Kelompok Student dan Staff Exchange Program diketuai oleh: Prof. Dr. Mohammad bin Kassim (UKM) dan Sekretaris Prof. Dr. Sudradjat Supian, MSc (UNPAD). Hasilnya sebagai berikut:
    • Credit transfer. transfer credit S1 (75% kesamaan); Diperlukan adanya MoA; Subject/matakuliah diambil di Malaysia dan di Indonesia dalam program studi yang sudah ada; Kesamaan konten kurikulum: 70-75%; Akomodasi dan transportasi bergantung kepada persetujuan bersama antar universiti yang terlibat; Minimum 1 semester;
    • Mobility program. Non-core courses (untuk penguatan softskill) dan minimum 2 SKS (credit).
    • Master program. Double/dual degree (2 diploma/scrolls, 2 bidang/ 2 gelar, 1 thesis, cotutell agreement untuk supervisi dan riset – min 1 publikasi ISI/Scopus); Joint degree (kurikulum bersama, 1 diploma, 2 bidang hampir sama dengan 1 gelar, 1 thesis, cotutell agreement)
    • PhD Research. Double/dual degree (2 diploma/scrolls, 2 bidang/ 2 gelar, 1 disertasi, cotutell agreement untuk supervisi dan riset – min 2 publikasi ISI/Scopus); Joint degree (kurikulum bersama, 1 diploma, 2 bidang hampir sama dengan 1 gelar, 1 disertasi, cotutell agreement); Masa studi min 3 tahun
    • Iuran/Fee.Dibayar di home university. Visa studi jika diprogramkan bersama diijinkan. Fast-track? (Malaysia belum ada).
  • Kelompok Joint Research Program diketuai oleh Prof. Dr.rer.nat. Agus Rubiyanto (ITS) dan Sekretaris: Prof. Madya Dr. Mohd Kamarulzaki Bin Mustafa (UTHM). Hasilnya sebagai berikut:
    • Indonesia-Malaysia Research Consortium. Kita telah mempunyai “I’M Research Consortium (IMRC)” – Indonesia-Malaysia Research Consortium – (https://imresearchconsortium.ning.com/). Konsorsium ini merupakan jaringan kerjasama dalam bidang peneltiian antar universitas Indonesia-Malaysia yang bertujuan: to foster institutional innovation through research-inspired teaching and learning, student mobility, connecting our students and staff, and wider advocacy for internationalisation. Institusi coordinator: UTM dan ITS.
    • Research focus didasarkan kepada IMRC. Yaitu: (1) Disaster risk reduction and disaster risk management, (2) STEAM Kits, (3) Biomedicine and Health, (4) Humanities and Culture, (5) Renewable Energy.
    • New cluster proposed: Environment and Biodiversity. PIC: Prof. Madya Dr. Ramlah binti Zainuddin (UNIMAS), Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. (UGM); Mineral and Material, PIC: Prof. Dr. Baba Musta (UUM) dan Afghani Jayuska, S.Si, MS (Untan); Climate Change, PIC: dari UKM, UI dan ITS.
    • Dalam menjalin kerjasama penelitian yang baru, diperlukan MoA antar universitas.

13.00-13.15 Conclusion Remarks

Pada sesi ini diberikan beberapa catatan akhir dari kegiatan workshop ini oleh Ketua
MDSM dan Sekjen MIPAnet. Beberapa point yang disampaikan adalah berikut ini:

  • Kegiatan workshop ini merupakan suatu inisiasi yang baik untuk meningkatkan kerjasama antar universitas di Indoensia dan di Malaysia. Kerjasama yang telah ada akan semakin kuat dan banyak kerjasama baru dapat terjalin melalui kegiatan semacam ini.
  • Sebagai program konkret, akan diselenggarakan MDSM-MIPAnet Summer Schools untuk memfasilitasi kegiatan student-mobility dalam meningkatkan kualitas program studi. Roadmap/guideline akan dibuat segera.
  • Dibentuk forum komunikasi antar dekan bidang MIPA di Indonesia dan Malaysia, melalui WAG (misalnya), untuk ajang promosi, komunikasi dan informasi kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan.
  • Diharapkan kegiatan workshop semacam ini dapat diadakan secara teratur.

Download full pdf here